Pernah dengar pernyataan seperti ini?
“Belum tentu yang berjilbab itu lebih baik dari yang tidak berjilbab”
Gw cukup sering denger.. Dan memang benar, Jilbab bukan patokan keimanan seseorang. Tp bagi gw jilbab menjadi patokan usaha seseorang untuk meningkatkan keimanannya.
Ibaratnya dari 100 pelanggaran yang seorang muslimah lakukan, dgn memakai jilbab, dia menguranginya menjadi 99. Sounds harsh? but face it girls (and guys), we did a large numbers of mistakes right?
Masih ada 99 yang jadi PR dia, tp paling tidak dia berusaha mengurangi. Dan itu menurut gw patut diapresiasi.
Gw rasa laki – laki yang punya kecenderungan untuk memilih perempuan yang berjilbab juga punya pemikiran yang sama. Apalagi kalau sudah menjadi istrinya, perempuan itu juga menjadi tanggung jawab sang suami. Drpd menanggung 100, 99 masih mending kan?
Pada akhirnya mmg amal perbuatan kita tidak dihitung scr matematis seperti itu sih. Gw yakin tiap usaha ada ganjarannya, itu dijamin langsung sm Allah.
Jadi jgn smp pernyataan2 seperti itu menciutkan jiwa mu yang besar, hai para jilbaber.
I believe that you’re one step ahead
nice one, kak fioo!
Bismillah, semoga kita belajar terus jadi jilbaber yang lebih baik dan lebih baik
terinspirasi tulisan ini kah? #geer
nice opinion. logika sederhana tapi mengena. apalagi untuk orang awam seperti saya.