Untukmu yang tersiksa…
Duhai jiwa yang tersiksa..
Yang didekap kesedihan kala daun menitikkan embun
dan direngkuh ketakutan kala malam menyekapmu dalam kesendirian
Duhai jiwa yang meragu..
Yang merasa menafikan dunia hanya sebagai pelarian dari ketidakmampuan
dan merasa mengejar akhir yang bahagia karena tiada sempat mengecap di mula
Duhai jiwa yang berselimutkan duka..
dibandingkan raga yang begitu rapuh.. yang menunggu untuk dilerai waktu..
kamu begitu sempurna..
kamu diberikan kehidupan dari sang Maha Menghidupkan
kamu dipelihara oleh sang Maha Memelihara
kamu dimuliakan oleh sang Maha Memuliakan
kamu dibimbing oleh sang Maha Pembimbing
dan kamu dicintai oleh sang Maha Mencintai..
Duhai jiwa yang redup tiada menyala..
Sesungguhnya dirimu begitu kuat.. karena kamu selalu diajarkan untuk menjadi kekuatan bagi semua yang diciptakan oleh sang Maha kuat
Sesungguhnya dirimu begitu pengasih.. karena kamu tahu betapa kasih sang Maha pengasih selalu memenuhi hatimu..
Sesungguhnya dirimu begitu beruntung.. karena kebaikan yang ada dirimu hanya dianugerahkan kepada orang – orang sabar sepertimu..
Duhai jiwa yang resah akan jalan yang telah diretas..
Janganlah kamu merasa takut..
Janganlah kamu merasa sedih..
karena Dia telah menjanjikan surga kepadamu..
Karena Dia yang menjadi pelindungmu.. dalam kehidupan awal maupun akhir..
Duhai jiwa yang akan kembali memenuhi janji setia kepadaNya..
sungguh, Tiada yang lebih baik darimu..
—-
Sebuah self-encouragement yang ingin saya bagi
inspired by QS: 41 ayat 30 -38.




aku terharu mbak… tulisanny menyentuh bangettt… salam kenal ya.. aku juga lagi agak sedih neh…
lo menusuk hati fi….
jiwa begitu gelisah ketika dia merasa sepi..
begitu merasa fana ketika dia mulai bosan
dan begitu redup ketika dia mulai merasa sedih..
tapi dikala semua berbalik, yang hanya ada dongkahan kepala, dan tatapan tajam
berdiri terlalu tegak, dan lupa menunduk,,,
berharap , itu ga pada kita fi..
bagus bgt…