Menegakkan diri..
Straight to the point, gw ada orang yang ga pernah nyaman dengan adanya keterikatan “peer” seperti yang biasa dilakukan di dalam pergaulan.. ada sekelompok orang yang bisa dibilang selalu bersama, saling memperhatikan dan menjadi cluster sendiri dalam populasi. Gw ga bilang itu salah.. gw pernah mencoba mengadaptasi sistem seperti itu ketika gw masih sd dan smp.. mencoba menemukan sekumpulan orang yang menjadi temen dekat. Tapi pada akhirnya, gw ga terlalu nyaman dengan konsep diri seperti itu dan memutuskan untuk menjadi solitarian selama di SMA, dan kalau diingat – ingat, masa itu adalah masa dimana gw begitu nyaman dengan diri gw..
Berbeda cerita ketika gw memasuki jenjang perguruan tinggi. Kampus gw merupakan keluarga kecil yang satu angkatannya tidak mencapai 100 orang. Tiba – tiba gw dihadapkan dengan komunitas dimana setiap orang mempunyai kelompoknya sendiri.. and i’m all alone.. terkadang gw sedih jika tidak diajak dalam kegiatan yang melibatkan satu atau beberapa kelompok.. sampai – sampai gw beberapa kali “mengorbankan diri” dalam arti kata menjadi pribadi yang berbeda hanya agar gw bisa masuk ke lingkaran tersebut.. walaupun gw tetap tidak mau mencari peer.. ha3..
Intinya.. i want to be counted.. gw ingin dihitung.. gw tidak ingin menjadi bukan siapa – siapa.. gw ingin diingat.. bukan karena gw bagian dari apa.. melainkan karena gw adalah.. fio.. yang sampai sekarang masih agak sulit bagi gw untuk menegakkan konsep tersebut… lho.. koq jadi ga pede???
Ha3.. Jadi ingat perkataan seorang teman baik gw “Jangan mau dideskripsikan oleh orang lain.. lo lah yang harus menciptakan deskripsi diri lo sendiri…” yang menurut gw adalah kunci dari masalah jati diri gw dan mungkin banyak orang lainnya
ya sudah toh, diakhiri saja masalah ABG ini (agar bisa mulai menyelesaikan masalah – masalah lain yang lebih penting, sudah terlalu banyak PR yang menunggu untuk dikerjakan!).
Jika mendeskripsikan diri adalah kunci dari masalah ABG tersebut di atas, maka bersyukur adalah jawaban utama dari masalah yang sama
yang selama ini kurang gw lakukan
.. setiap manusia diciptakan dengan tugasnya masing – masing.. dan dengan perbedaan yang ada, manusia dapat saling mengenal dan mengisi
bukan hanya dengan membentuk cluster untuk saling berbagi suka-duka, tetapi juga saling berdiskusi dan bertukar pikiran untuk menjawab segala permasalahan yang ada agar bisa menjadi sebenar – benarnya khalifah sehingga tidak mengecewakan-Nya..
kita adalah seseorang.. kita adalah siapa – siapa.. kita dapat mengubah dunia jika kita mau.. we’re so powerful sis! and bro of course.. (baru benar – benar menyadari semua ini ketika nulis :p)
Akhirnya.. gw benar – benar merasakan apa makna dari be yourself.. kemana aja ya gw selama ini he3..
-sekian..




Leave a Reply