Mengerti Cahaya dan Cinta
Ehem ehem.. sebelum mulai, mohon dimaafkan jika terdapat personifikasi terhadap Tuhan yang tidak dapat disamakan dengan makhlukNya.. ini murni interpretasi saya.. mungkin bisa dinilai secara objektif
terimakasih..
———————————————————
Letto – Sebelum Cahaya
ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta
(*) ingatkah engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkah engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta
kekuatan hati yang berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta
(*)
ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta
(*)
———————————————————
Bagus yah? apalagi kalau mendengar suara sang vokalis, yaitu Noe yang suaranya menghanyutkan dan begitu jernih *halah*
Kenapa tiba2 saya tertarik dengan lagu ini? disamping lagu ini merupakan lagu sinetron baru yang sedang gencar dipromosikan di salah satu stasiun televisi swasta yang sangat produktif dengan sinetron2 berjudul 1 kata, saya mendengar wawancara Letto di salah satu infotainment di stasiun yang sama mengenai band – band Indonesia yang meluncurkan album rohani. Kurang lebih wawancaranya seperti ini:
i (infotainment): mas Noe, kenapa Letto ga buat album rohani?
N (Noe): kenapa harus buat?
i: kan lagi happening mas, bulan puasa gitu..
N: Mas, kenapa harus dipisahkan antara lagu rohani dan lagu tidak rohani? berarti kami sekuler donk kalo begitu? bagi kami lagu itu punya penafsiran masing2, dan tidak perlu dipisah – pisahkan antara rohani dan non rohani.
i: …
–end of interview–
Nah! setelah mendengar pernyataan itu, saya jadi tergoda untuk menelisik lagu – lagunya Letto, terutama si lagu baru ini.. dan ternyata benar apa yang dikatakan mas Noe. Lagu – lagunya bisa diinterpretasikan secara luas, bisa untuk kekasih, bisa untuk Tuhan.. atau seperti kekasih yang menyanyikan atau …
Ups.. mulai sensitif nih.. habis bagaimana.. ketika mendengar dan membaca liriknya rasanya seperti sedang membaca surat Ad Dhuha.. terutama ayat 3 yang diterjemahkan
Tuhan-mu tiada meninggalkanmu dan tiada pula membencimu.
yang saya rasa tersirat dalam bait ini
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri..
lalu bait ini
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
yang -walaupun memaksa- saya rasa terinspirasi dari Ad Dhuha ayat 1
Demi waktu matahari sepenggahalan naik
Dan bait lain yang tidak secara tersirat maupun tersurat menunjukkan ayat – ayat dari surat Ad Dhuha, atmosfer yang saya rasakan dari lagu ini benar – benar mengingatkan saya kepada surat ke 93 Al Quran tersebut.
Mungkin hal ini disebabkan oleh cara pandang saya tentang Tuhan yang agak romantis -idealis tetapi sulit untuk dipraktikan (nah inilah kenapa cowo dianggap tidak romantis oleh cewe hihihi), atau imaginatif dan berhasrat- yang menyebabkan saya punya kebiasaan mem-personifikasi-kan kasih sayang Tuhan seperti layaknya kasih sayang seorang kekasih, karena justru lebih terasa dan mengena di hati -menurut saya…(bisa dilihat di posting kategori cinta, yang sarat akan romantisme spiritual saya)
Jadi.. Maafkan saya yang masih perlu banyak belajar ini ya.. tidak ada maksud jahat ataupun syirik.. karena cinta itu kreatif, banyak cara untuk mengungkapkannya
*agak takut dihujat*




*hujat!*
masa sih dihujat? kan ini perasaan hati fi,^^
pede ajah lagih,:P
Allah itu romantis


Allah itu semua yang kita bayangkan Dia. dan lebih
dari sekian banyak interpretasi Seb Cahaya, ini yg paling saya suka.
Dan saya yakin Allah ga akan marah dipahami dengan cara atau ‘bahasa’ apapun.
cara mengagumi atau mencoba paham bukanlah membandingkan. ya to ?
Allah pasti bisa mengerti. Karena kalo ngga mampu mengerti pasti Beliau bukan Allah.
fio: setuju banget Mas Noe! Beliau suka sekali memberikan surprise buat kita.. kurang romantis apa coba?
btw, inspirasinya darimana ya mas? saya penasaran hehehe..
Ya oloh anak Emha Ainun Najib di wawancara, salah tuh orang….
MBA VERISQA BISA JOIN KE LETTOLINK.COM (SITUS RESMI BAND LETTO) LANGSUNG TANYA KE MAS NOE BISA CURHAT JUGA PA LAGI JDWLNYA TUK BULAN DESEMBER BERKURANG KARENA ADA IDUL ADHA
wah terima kasih atas apresiasinya buat Letto ya Verish. Benar kata Aysha, kalo mau diskusi, ngobrol, bahkan curhat sama pLettonic yang lain, bisa gabung ke http://www.lettolink.com , atau malah sudah ya? hehehehe
kalau belum aku tunggu yaa..
salam hangat
ampuh! lettolink moderator
love is friendship
like flowers…as if friend were flower
I wouldn’t pick U up…I’ll let it grow up in the garden…and I’ll cultivates with care and love…so I can keep it as friend forever
friendship is not how U 4get buthow U 4give..not how U listen but how how U understand..not what U see but how U feel …RIDWAN,cilacap