Monthly Archives: October 2007

Aku tidak akan menangis

Aku tidak akan menangis

Jiwa, katakan padaku.. apakah suatu masa nanti, kamu akan pergi?” Tanya Raga, yang selama ini selalu didampingi oleh belahan dirinya, Jiwa.

Jiwa yang sedang menikmati hari, sedikit terusik dengan Raga, sosok yang selalu diliputi tanya. Ia membuang muka dari Raga dan menunjukkan ketidaksukaannya terhadap perbincangan kali ini.

“Jiwa, katakan padaku.. apakah suatu masa nanti kamu akan pergi ke langit, dan akan meninggalkan ku di tanah ini?” Raga tetap bertanya.

Lirikan tajam dari Jiwa tidak membuat Raga gentar, Ia memang naif, tidak pernah ragu menghadapi apapun.

“Raga, aku tidak ingin membicarakan hal ini.” jawab Jiwa singkat.

“Jiwa, kamu tahu aku selalu mendengarkanmu.. tetapi kali ini kamu harus mendengarkan aku!” Raga mulai tidak sabar dan menggenggam tangan Jiwa.

Jiwa mengenyahkan rajukan Raga, dilepaskannya genggaman itu dan ditatapnya wajah polos Raga, yang akan memerah padam jika merasa kesal dengan letupan kecil dari bibirnya dan yang akan muram jika kesedihan menguasai batin rapuhnya, raut yang tidak ingin Jiwa lihat bila tiba saatnya ia harus pergi…

“Jiwa.. aku tahu.. kamu pasti akan pergi bukan? kamu tidak akan kembali dan kita akan berpisah…” Raga membalas tatapan kosong Jiwa.

Jiwa terdiam, ia bukannya takut untuk pergi.. karena ia tahu, ia mempunyai tempat kembali.. ada yang ia rindukan di sana.. Jiwa melakukan segalanya hanya agar ketika ia kembali.. ia dapat merebut cinta.. agar kerinduannya yang penuh harap berbalas.. hanya untuk mendapatkan sedikit perhatian dari pujaanya.. dan hanya agar ia merasa pantas untuk memenemui-Nya..

Tapi.. ia takut, Raga akan sendirian.. Raga yang begitu rapuh dan naif.. Raga yang tiada petunjuk.. Raga yang selama ini ia dampingi dan mendampinginya..

Perlahan Jiwa menyentuh wajah sang belahan diri.. Ia tidak tahu harus berkata apa, agar Raga tidak khawatir.. agar Raga dapat kembali menjalani hari – harinya.

“Jiwa.. apakah langit begitu jauh?” Raga bertanya kembali..

“Raga.. sesungguhnya langit begitu tinggi dan bumi begitu dalam.. jika aku pergi, aku tidak dapat melihatmu lagi.. dan aku tidak dapat menjagamu..”

Jiwa akhirnya menjawab pertanyaan Raga. Terlihat jelas betapa ia mencemaskan Raga.

“Jiwa.. Setiap ruh di dunia ada yang menjaga.. aku tidak akan sendiri.. “ Raga mendekap Jiwa dengan tangan- tangan kecilnya.

“Aku tahu kamu ingin kembali.. kamu melakukan segalanya sebaik mungkin agar dapat menemuiNya.. akupun demikian Jiwa.. tapi kamulah yang akan mendapatkan kesempatan itu, dan aku akan tetap di sini, bersama setiap genggam tanah dimana aku berasal.. bersama setiap gumpal darah yang akan membeku dan bersama setiap kenangan yang kamu tinggalkan..”

Suara Raga terdengar bergetar.. ia tidak pernah tampak begitu berani di hadapan Jiwa. Jiwa hanya terdiam dan membelai Raga.. sosok yang selama ini menemaninya berbuat kebaikan.. dan sosok yang melawan bersama ketika dosa begitu menggoda.. teman dalam membahagiakan orang lain.. dan sahabat yang tidak pernah ingin menyakiti hati – hati yang tunduk padaNya.

“Aku tidak akan menangis Jiwa..” bisik Raga.

“Kamu akan melayaniNya di sana.. dan aku akan menjaga kehidupan di bumiNya..”

“Jangan khawatirkan aku.. kita masih punya waktu untuk mengejar cintaNya Jiwa! kita belum berpisah!” Ujar Raga seraya melepas dekapannya dengan riang.

Jiwa yang terhenyak mendengar keikhlasan Raga, termenung. Ternyata, Raga sangat kuat, ia sangat mengerti perannya di dunia. Dan ia akan meneruskannya, sama seperti ketika mereka bersama, untuk menegakkan kalimat Allah di bumi ini.

“Benar Raga.. kita masih punya waktu.. jangan kita sia-siakan!” sahut Jiwa dengan senyumannya yang teduh.

“Jiwa.. Bila saatnya tiba..aku ingin kamu tahu.. bahwa aku sangat bersyukur karena Dia telah menitipkan Jiwa yang begitu murni.. yang penuh akan cahayaNya.. sehingga aku belajar untuk menjadi manusia yang lebih baik.. dengan mendengarkan nurani yang ada pada dirimu Jiwa..” Balas Raga merangkul Jiwa yang tersipu – sipu.

“Raga, Dialah yang telah menurunkan ketenangan, agar keimanan kita senantiasa bertambah.. tanpa petunjukNya, kita akan kehilangan arah..” Jelas Jiwa.

“iya Jiwa, hanya ada Dia di hatimu.. aku tahu.. “ ujar Raga yang ingin menunjukkan bahwa ia mengerti.

“Dan Dialah yang selalu menjagamu, Raga”

—————————————————————

Inspired by:

QS Al Fath 8 & Al Kahfi 110.

peristiwa kematian di sekitar ku.. dan Tagore..

 

Mengingat kembali…

Mengingat kembali…

————————————————-

SOEMPAH PEMOEDA.

PERTAMA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia.
KEDOEA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia.
KETIGA. Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia.

————————————————-

*speechless*

eh..

*terdiam*

–> Diubah karena sudah bersumpah untuk menjunjung bahasa Indonesia, jadi harus konsisten untuk menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar! (walaupun dalam kenyataannya akan sedikit mengalami kesulitan ^^;)

Wahai pemuda Indonesia! Mari  jadikan sumpah pemuda sebagai momentum untuk mengevaluasi diri, apakah kita sudah berkontribusi untuk bangsa kita tercinta ini, dimulai dari yang paling dekat dengan keseharian kita, yaitu menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia :) **

Hidup Mahasiswa! Hidup Pemuda Indonesia!

- sekian

**paling tidak dengan menggunakan dialek pribumi, karena akhir – akhir ini logat a la pemain sinetron berdarah campuran Indonesia-Jerman yang mempunyai penyakit lambung menahun sepertinya menjadi sebuah “trend” tersendiri. Sungguh memprihatinkan.

Hari Terakhir…

Hari Terakhir…

TIIDAAAKKKK!!!

hari ini adalah hari terakhir liburan :( besok sudah harus menghadapi kejamnya jakarta, brutalnya jalan raya, kerasnya perkuliahan dan makin mendekatnya ujian!!!

Tapi katanya kita harus memandang hidup dengan positif.. jadi daripada meratapi kesulitan yang akan menghadang, lebih baik bersiap menghadapi hari – hari baru yang akan menyenangkan *optimis*.

Baiklah, Saya akan coba berkaca apa saja yang saya lakukan saat liburan agar tidak terdapat penyesalan karena tidak memanfaatkan liburan dengan baik..

10 okt : euphoria libur!

11 okt : memaksa diri untuk mencicil belajar

12 okt : Ada yang sudah lebaran, termasuk beberapa anggota keluarga gw. Masih memaksa diri untuk belajar demi masa depan! semangat! Malam takbiran :)

13 okt : LEBARAN!!! makanan enak, kumpul keluarga, silaturahmi, jalan – jalan.. and the best part was.. NO STUDYING! :p

14 okt : hari kedua lebaran.. jadi tuan rumah.. dan kembali belajar..

15 okt : tenang di rumah..

16 okt : mengunjungi pusat perbelanjaan

17 okt : jaga rumah karena keluarga mengunjungi pusat perbelanjaan terkemuka di utara jakarta

18 okt : acara keluarga, mengunjungi pusat perbelanjaan..

19 okt : tenang di rumah.. *membosankan*

20 okt : mulai stress karena liburan tinggal sebentar lagi dan persiapan belajar belom ok

21 okt : hari terakhir liburan………. belum sanggup menghadapi kenyataan………

err… sepertinya kurang bermanfaat hehehe.. namanya juga liburan, apakah harus selalu penuh dengan kegiatan – kegiatan tertentu??? boleh kan kalau liburan diartikan sebagai saatnya melepaskan diri dari rutinitas dan memberikan waktu kepada jiwa dan raga untuk memulihkan diri? saya tidak merugikan sendiri dan orang lain *mencari pembenaran*

Ya, apapun kegiatannya, semoga liburan kemarin bisa memberikan motivasi dan tenaga baru untuk kembali beraktifitas.. betul???

-sekian karena merasa sudah terlalu banyak menggunakan waktu belajar untuk blogging :p

That little red mug

That little red mug

kalo ga salah ini hoax, tapi gw mendapatkan ilham soal kebiasaan yang jarang ditemukan pada orang lain.. jadi ya ikutan deh.. :p

Baiklah.. sekarang bicara tentang kebiasaan aneh,hari ini gw memaksakan diri untuk belajar, berhubung ujian blok 10 tinggal menghitung hari dan sudah 3 hari gw tidak menyentuh kertas2 fotokopian itu (thx for my lovely aunties that seduced me with those shopping spree.. but hey, i love it :p i’m just a woman.. what can i do? i’m born with that instinct..). setelah bangun sekitar pukul 08.30 (jam 5an gw udah bangun buat sholat, terus tidur lagi..), makan pempek yang menggoda iman, menunggu 20 menit untuk saliva menetralisir kondisi asam mulut, mandi, menonton oprah dan makan lagi (tauco! irresistable).. gw akhirnya belajar!!! *yay! tapi oh tidak! baru 30 menit belajar gw terserang kantuk yang teramat sangat.. hmph.. apa boleh buat.. gw memutuskan untuk sholat dzuhur lalu tidur selama 1 1/2 jam.. (-_-) zzZZZz lalu apa yang terjadi? gw bangun dalam keadaan teler berat.. padahal gw harus belajar! dan gw berfikir tentang solusi masalah ini, kesimpulannya.. minum kopi! caffein may works..

Nah, pasti pada bingung kan, dimana kebiasaan anehnya? ini dia..

Entah kenapa.. setiap kali gw minum kopi, gw HARUS menggunakan mug merah kecil dari nescafe.. (bisa diliat di iklan – iklannya, atau di lain kesempatan gw upload d) yang bervolume kurang lebih 150 cc.. weird enough for you? mungkin gw termakan iklan ^^; tapi memang rasanya lebih nikmat hehehe.. gw punya 2 mug, dan tidak ada yang boleh menggunakannya kecuali gw!

Tapi, setelah gw minum kopi itu, gw merasa sedikit pusing.. walaupun belajar jalan terus.. mau bagaimana lagi? tuntutan peran sebagai mahasiswa :(

-sekian

Mengerti Cahaya dan Cinta

Mengerti Cahaya dan Cinta

Ehem ehem.. sebelum mulai, mohon dimaafkan jika terdapat personifikasi terhadap Tuhan yang tidak dapat disamakan dengan makhlukNya.. ini murni interpretasi saya.. mungkin bisa dinilai secara objektif :) terimakasih..

———————————————————

Letto – Sebelum Cahaya

ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta

(*) ingatkah engkau kepada
embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya
ingatkah engkau kepada
angin yang berhembus mesra
yang kan membelaimu cinta

kekuatan hati yang berpegang janji
genggamlah tanganku cinta
ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri
temani hatimu cinta

(*)

ku teringat hati
yang bertabur mimpi
kemana kau pergi cinta
perjalanan sunyi
engkau tempuh sendiri
kuatkanlah hati cinta

(*)

———————————————————

Bagus yah? apalagi kalau mendengar suara sang vokalis, yaitu Noe yang suaranya menghanyutkan dan begitu jernih *halah*

Kenapa tiba2 saya tertarik dengan lagu ini? disamping lagu ini merupakan lagu sinetron baru yang sedang gencar dipromosikan di salah satu stasiun televisi swasta yang sangat produktif dengan sinetron2 berjudul 1 kata, saya mendengar wawancara Letto di salah satu infotainment di stasiun yang sama mengenai band – band Indonesia yang meluncurkan album rohani. Kurang lebih wawancaranya seperti ini:

i (infotainment): mas Noe, kenapa Letto ga buat album rohani?

N (Noe): kenapa harus buat?

i: kan lagi happening mas, bulan puasa gitu..

N: Mas, kenapa harus dipisahkan antara lagu rohani dan lagu tidak rohani? berarti kami sekuler donk kalo begitu? bagi kami lagu itu punya penafsiran masing2, dan tidak perlu dipisah – pisahkan antara rohani dan non rohani.

i: …

–end of interview–

Nah! setelah mendengar pernyataan itu, saya jadi tergoda untuk menelisik lagu – lagunya Letto, terutama si lagu baru ini.. dan ternyata benar apa yang dikatakan mas Noe. Lagu – lagunya bisa diinterpretasikan secara luas, bisa untuk kekasih, bisa untuk Tuhan.. atau seperti kekasih yang menyanyikan atau …

Ups.. mulai sensitif nih.. habis bagaimana.. ketika mendengar dan membaca liriknya rasanya seperti sedang membaca surat Ad Dhuha.. terutama ayat 3 yang diterjemahkan

Tuhan-mu tiada meninggalkanmu dan tiada pula membencimu.

yang saya rasa tersirat dalam bait ini

ku tak akan pergi meninggalkanmu sendiri..

lalu bait ini

embun pagi bersahaja
yang menemanimu sebelum cahaya

yang -walaupun memaksa- saya rasa terinspirasi dari Ad Dhuha ayat 1

Demi waktu matahari sepenggahalan naik

Dan bait lain yang tidak secara tersirat maupun tersurat menunjukkan ayat – ayat dari surat Ad Dhuha, atmosfer yang saya rasakan dari lagu ini benar – benar mengingatkan saya kepada surat ke 93 Al Quran tersebut.

Mungkin hal ini disebabkan oleh cara pandang saya tentang Tuhan yang agak romantis -idealis tetapi sulit untuk dipraktikan (nah inilah kenapa cowo dianggap tidak romantis oleh cewe hihihi), atau imaginatif dan berhasrat- yang menyebabkan saya punya kebiasaan mem-personifikasi-kan kasih sayang Tuhan seperti layaknya kasih sayang seorang kekasih, karena justru lebih terasa dan mengena di hati -menurut saya…(bisa dilihat di posting kategori cinta, yang sarat akan romantisme spiritual saya)

Jadi.. Maafkan saya yang masih perlu banyak belajar ini ya.. tidak ada maksud jahat ataupun syirik.. karena cinta itu kreatif, banyak cara untuk mengungkapkannya :)

*agak takut dihujat*

SELAMAT IDUL FITRI 1428 H

SELAMAT IDUL FITRI 1428 H

Waah, akhirnya kita sampai ke penguhujung Ramadhan..

Sekarang waktunya untuk menyambut kemenangan dengan hati yang ikhlas dan tekad untuk tetap memperbaiki diri..

Tiada yang sia – sia dimata Allah, jika kita berniat hanya untukNya..

Rindu ini akan makin indah, apabila diperkenankan untuk bertemu kembali, dengan bulan nan suci..

Dan kemenangan ini akan makin bermakna, jika kita saling memaafkan.. untuk kembali ke fitrah..

Maafkan aku ya :)

SELAMAT IDUL FITRI 1428 H!!!

Tentang BUGIL…

Tentang BUGIL…

Mumpung masih Ramadhan dan orang masih mau mendengar.. ada sebuah pesan yang sangat penting untuk disampaikan..

526375864_c72c4afcb8.jpg

jdbk-logo.jpg

Menurut saya, ini adalah salah satu gerakan moral yang esensial di kurun waktu ini.. karena sudah terlalu banyak kasus “nyeleneh” yang melibatkan anak muda Indonesia.. dari yang SMP (atau SD??? ^^;) sampai yang berkuliah.. dari sekolah negeri sampai sekolah swasta berbasis Islam.. dan dari kampus berstatus ‘diakui’ sampai kampus yang diakui secara Internasional..

Tapi bukan berarti yang bapak – bapak dan ibu – ibu boleh ya.. asal tahu saja Pak, Bu.. anda sebenarnya punya jatah hukuman yang lebih berat dari anak muda.. mbok ya manajemen syahwat nya ditingkatkan..

buat anak mudanya.. kita masih punya banyak tugas! Kita adalah moral force untuk bangsa ini! masa moralnya tidak dapat dipertanggung jawabkan???

Secara pribadi saya heran, masih sempat ya buat video iseng seperti itu? bukan apa – apa, waktu saya sudah habis terpakai untuk tidur, makan, jalan dari rumah-kampus-rumah (total bisa 4-5 jam sehari), mengerjakan tugas dan sedikit aktivitas keorganisasian.. Boro – boro buat video, pacaran saja sulit.. ^^; *curhat* Kalau memang sayang sama pacar, ya ekspresikan dengan hal yang lebih diridhoi.. kalau bukan sama pacar, ya jangan..

Kembali ke topik utama..

I SUPPORT THIS CAMPAIGN!!! STOP NUDITY IN FRONT OF THE CAMERA!!! and of course in front of any public media.. just keep it for yourself will you???

kampanye nasional

-sekian

masih mencari..

masih mencari..

Setelah beberapa kali posting hal – hal yang serius, ada baiknya saya beristirahat dan membahas hal – hal yang bisa dibilang tidak terlalu global.. cape’ euy.. memikirkan objektivitas, tanggung jawab dan susunan kalimat yang baik (yang terakhir ini agak memusingkan) hehehe..

Yup! santai sedikit deh sekarang.. :)

jadi hari ini gw tidak berkuliah.. (yay!) karena di jadwal seharusnya hari ini adalah hari praktikum, tetapi berhubung sudah selesai requirement praktikumnya, sang dosen memperbolehkan kami untuk belajar di rumah (belajar ini yang perlu dipertanyakan :p. Karena itu gw menghabiskan waktu dengan menjelajah dunia maya. Iseng – iseng berhadiah, gw mencari hal – hal yang bisa dipasang di blog atau friendster gw, seperti quiz dan test – test lucu. Nah, gw memutuskan untuk ikut personality test di beberapa website seperti di sini, di sana, dan dimana – mana. Gw mengisi testnya dengan sungguh – sungguh dan sepenuh hati, supaya bisa melihat diri ini lebih dalam. Sebelum iseng – iseng ini, gw pernah ikut personality test yang berdasarkan sifat cairan tubuh, yang dikenal sebagai kepribadian sanguine, choleric, phlegmatic dan melancholy. Hasilnya gw adalah orang dengan kepribadian choleric melancholy… artinya… gw orang yang keras di luar tapi rapuh di dalam *halah*

begitu pula dengan hasil test yang gw ambil di sini, di sana dan dimana – mana tadi siang, dinyatakan gw itu punya kepribadian yang dianalogikan seperti ayunan pendulum.. keras iya, rapuh iya, extrovert tapi tidak suka keramaian, gampang tertekan tetapi juga intimidatif, konservatif dalam mengawal perubahan – memelihara status quo di satu sisi, mendobrak tradisi di sisi lain. Konseptor belakang layar tapi gatal jika tidak ikut mengeksekusi… dan berbagai hal yang bertolak belakang lainnya. Belum ada sifat yang benar – benar absolut, masih berubah – ubah seiring bertambahnya usia. Di komunitas tertentu gw dikenal seperti ini, tetapi di komunitas lain gw dikenal seperti itu dan berbeda lagi jika sedang berada bersama keluarga. Kesannya seperti bunglon ^^;

Apa ini yang disebut remaja yang sedang mencari jati diri ya?

- sekian